Pada suatu hari, teman bertanya perihal jantung. Dia bilang, "Apa sih bedanya gagal jantung dan sakit jantung?. Sebagai orang awam, susah jawab begini. Sudah kurang peduli terus tak pernah mengalami sakit itu. Mudah-mudahan sih tidak. Tapi ada kalanya diketahui buat antisipasi.
Terlebih dahulu dimulai pembahasan kali ini mengenal gagal jantung. Gagal jantung adalah suatu keadaan dimana jantung tidak dapat memompa darah dalam jumlah memadai ke seluruh tubuh. Jantung tetap bekerja tetapi kekuatan memompa atau daya tampungnya berkurang. Gagal jantung bisa menyerang jantung bagian kiri, bagian kanan atau keduanya.
Gagal jantung berarti jantung tak dapat memompa darah sebaik saat normal. Kendati begitu gagal jantung tidak berarti jantung berhenti bekerja. Hanya saja jantung kerja pompa jantung melemah. Sehingga tidak dapat memenuhi keperluan terus-menerus dari tubuh akan oksigen dan zat nutrisi. Akibatnya dinding jantung merentang untuk menahan lebih banyak darah, dinding otot jantung menebal untuk memompa lebih kuat, ginjal menyebabkan tubuh menahan cairan dan sodium. Ini menambah jumlah darah yang beredar melalui jantung dan pembuluh darah.
Tubuh anda mencoba untuk berkompensasi dengan melepaskan hormon yang membuat jantung bekerja lebih keras. Dengan berlalunya waktu, mekanisme pengganti ini gagal dan gejala-gejala gagal jantung mulai timbul. Seperti gelang karet yang direntang berlebihan, maka kemampuan jantung untuk merentang dan mengerut kembali akan berkurang. Otot jantung menjadi terentang secara berlebihan dan tidak dapat memompa darah secara efisien.
Darah kembali ke lengan, tungkai, pergelangan kaki, kaki, hati, paru-paru atau organ-organ lainnya. Hasilnya: tubuh menjadi macet. Inilah yang disebut gagal jantung kongestif. Gagal jantung merupakan proses progresif, bahkan jika tidak ada kerusakan baru terjadi pada jantung.
Gagal jantung paling sering disebabkan oleh penyakit arteri koroner (serangan jantung). Sebab-sebab lain yaitu cardiomyopathy. Cardiomyopathy adalah kerusakan pada otot jantung karena infeksi, alkohol, atau penyalahgunaan obat, kehamilan atau tanpa penyebab yang jelas.
Kondisi-kondisi yang menyebabkan jantung bekerja terlalu berat: tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit katup jantung, penyakit tiroid, penyakit ginjal, diabetes mellitus atau cacat jantung.
sumber: http://www.cardiaccentre.com.sg/services_heart_failure.htm+gagal+jantung
30 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar